Perilaku yang Tidak Boleh Dikembangkan dalam Era Globalisasi

Perilaku yang Tidak Boleh Dikembangkan dalam Era Globalisasi

Perilaku yang tidak boleh dikembangkan dalam menghadapi era globalisasi adalah sekuler. Kenapa bisa begitu? Sebab, hal semacam ini merugikan bagi diri sendiri dan juga lingkungan sekitar. Lantas apa saja yang harus dilakukan?

Perilaku yang Tidak Boleh Dikembangkan dalam Era Globalisasi

Globalisasi adalah sebuah perubahan secara global yang mencangkup seluruh dunia dan berdampak pada berbagai sektor. Pada era ini terdapat beberapa sikap yang perlu dikembangkan dan tidak.

1.Sikap Antisipatif

Antisipatif yaitu sikap tanggap terhadap segala sesuatu yang sedang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Untuk meminimalisir dampak negatif dari perubahan global, maka setiap orang harus mengembangkan perilaku ini.

Contoh dari sikap antisipatif antara lain menyisihkan uang jajan, rutin melakukan olahraga agar tidak mudah sakit, menyediakan kotak P3K, memakai masker di era pandemi seperti saat ini dan menabung di bank.

2.Sekuler

Dilansir dari gokemedia sikap sekuler merupakan sebuah ideologi yang mengatakan bahwa badan negara atau institusi harus berdiri secara terpisah dari kepercayaan, sehingga jika agama dijadikan sebagai dasar hukum dapat menyebabkan kesenjangan sosial.

Perilaku yang tidak boleh dikembangkan dalam menghadapi era globalisasi adalah sekuler. Meskipun faktanya ada  dampak positifnya yaitu menumbuhkan sikap toleransi beragama antar masyarakat.

3. Inovatif

Sikap inovatif memiliki tujuan untuk mengenalkan produk, ide dan prosedur. Dalam menghadapi era globalisasi perilaku ini harus dikembangkan karena berdampak besar terhadap kemajuan suatu negara.

Perlu diketahui di era globalisasi ini perkembangan zaman yang  cepat dapat berpotensi menimbulkan berbagai masalah. Maka dari itu sebagai warga negara yang baik harus meningkatkan sikap inovatif.

4. Sikap Nasionalisme

Nasionalisme merupakan salah satu sikap yang sangat dibutuhkan ketika menghadapi era globalisasi, karena perilaku ini akan menjadi ujung tombak dalam mempererat persatuan dan kesatuan antar masyarakat Indonesia. Misalnya membeli produk-produk dalam negeri.

Mengembangkan sikap nasionalisme dapat membuat ekonomi suatu negara mengalami peningkatan. Dengan begitu  bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan sektor lainnya.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku yang tidak boleh dikembangkan dalam menghadapi era globalisasi adalah sekuler, karena dapat menimbulkan kesenjangan sosial terhadap  agama minoritas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *